Sedang Memproses...
Server

SOP LAYANAN TROUBLESHOOT SERVER

15 Jan 2026

1. Tujuan 

Prosedur ini dibuat untuk memastikan kegiatan penanganan masalah (troubleshooting) pada server dan jaringan di lingkungan universitas dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terdokumentasi dengan baik.


2. Ruang Lingkup

SOP ini mencakup kegiatan penerimaan laporan gangguan, identifikasi, monitoring, pemeriksaan, pelaporan, perbaikan, serta pengujian sistem dan jaringan server di lingkungan Universitas.


3. Definisi

SOP (Standard Operating Procedure) Layanan Troubleshoot Server adalah pedoman atau prosedur tetap yang mengatur langkah-langkah sistematis dalam menangani, mendiagnosa, dan memperbaiki gangguan pada server di lingkungan universitas.


Tujuannya agar proses penanganan gangguan server dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan terdokumentasi, sehingga ketersediaan layanan sistem informasi dan jaringan tetap terjaga.


Dengan kata lain, SOP ini memastikan setiap gangguan server — baik yang bersumber dari hardware, software, jaringan, maupun sistem — ditangani sesuai alur yang baku dan tanggung jawab tiap pelaksana (Pranata Komputer, Pengelola Sistem, dan Jaringan) jelas.


4. Dokumen Pendukung

  • Formulir Laporan Gangguan Server.
  • Formulir Pemeriksaan dan Analisis Masalah Server.
  • Laporan Tindakan Perbaikan Server.
  • Formulir Uji Coba Sistem/Aplikasi.
  • Laporan Koordinasi Jaringan.
  • Berita Acara Penyelesaian Gangguan Server.
  • Dokumentasi Backup & Recovery Data.


5. Uraian Prosedur

  • pengguna melaporkan gangguan melalui surat ke Rektor yang ditujukan ke LPTIK.
  • LPTIK melakukan identifikasi awal terhadap jenis gangguan (hardware, software, jaringan, sistem).
  • Jika gangguan terdeteksi → dilakukan monitoring dan pemeriksaan aplikasi/server.
  • Jika ditemukan masalah → dilakukan perbaikan server.
  • Setelah perbaikan → uji coba aplikasi dilakukan.
  • Jika aplikasi berjalan normal → proses selesai.
  • Jika tidak → dilakukan koordinasi dan pemeriksaan jaringan.
  • Setelah jaringan diperbaiki → uji koneksi jaringan hingga stabil.
  • Semua kegiatan terdokumentasi dalam laporan troubleshooting server dan jaringan.